Rabu, 29 April 2015

Mustafid, Operator AP2SG PAI Kota Pontianak

Kamis, 30 April 2015, 08:07 – http://kalbar.kemenag.go.id
Mustafid, Operator AP2SG PAI Kota Pontianak

 
 
Untuk penyiapan calon peserta sertifikasi melalui AP2SG, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kemenag Kota Pontianak telah menunjuk Mustafid sebagai Operator Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG) PAI Kota Pontianak Tahun 2015.

Penunjukan Mustafid, Fungsional Umum pada Seksi PAI sebagai operator AP2SG PAI Kota Pontianak tersebut untuk menindaklanjuti surat yang dikirim Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag Kalbar, Nomor: Kw.14.3/2/HM.01/1562/2015 tanggal 27 April 2015.

Berdasarkan surat tersebut, diminta kepada Kepala Kemenag Kabupaten/Kota melalui Kasi PAI/Pendis/Pakis untuk menunjuk satu tenaga operator AP2SG PAI. Surat ditujukan kepada Kepala Kemenag se Kalbar dan ditandatangani oleh Kabid Pakis, H. Wildan, S.HI.

Kepala Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak, Drs. H. Ahmad Hanafi, M.Si ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut, Rabu (29/4/2015) membenarkan tentang penunjukan Mustafid sebagai Operator AP2SG Kota Pontianak menggantikan Shalahuddin Marta Yusra, S.HI.

“Tahun 2014 yang lalu, operator AP2SG PAI Kota Pontianak Saudara Shalahuddin. Tahun ini digantikan oleh Saudara Mustafid. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya,” harap Hanafi.

Lebih lanjut Hanafi yang juga Plh. Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Pontianak ini mengatakan bahwa surat penunjukan Mustafid sebagai Operator AP2SG tersebut sudah dikirim oleh stafnya via email kepada Bidang PAKIS Kanwil Kemenag Kalbar.*(Sumi/Ptk)

Jumat, 24 April 2015

14 Sertifikat Pendidik Guru PAI Kota Pontianak Sudah Terbit

Jumat, 24 April 2015, 15:37 – http://kalbar.kemenag.go.id
14 Sertifikat Pendidik Guru PAI Kota Pontianak Sudah Terbit

Kabar gembira untuk 14 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Pontianak yang beberapa waktu lalu dinyatakan lulus Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) tahun 2014. Pasalnya sertifikat pendidik sebagai bukti kelulusan, saat ini sudah bisa diambil di Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak.

“Alhamdulillah, 14 Sertifikat Pendidik Guru PAI Kota Pontianak yang lulus sertifikasi tahun 2014 lalu saat ini sudah bisa diambil di Seksi PAI pada hari dan jam kerja,” kata Kepala Seksi PAI Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, Drs. H. Ahmad Hanafi, M.Si di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2015).

Lebih lanjut Hanafi mengatakan bahwa Sertifikat tersebut baru saja diambil dari Bidang Pakis Kanwil Kemenag Kalbar oleh dua stafnya, yakni Shalahuddin Marta Yusra, SHI dan Mustafid pada Kamis, 23 April 2015.

Seperti pernah diberitakan beberapa waktu lalu, bahwa sebelum diterbitkan Sertifikat Pendidik oleh UIN Jakarta, terlebih dahulu diterbitkan duplikat sertifikat untuk diverifikasi. Agar tidak terjadi kesalahan baik pada penulisan nama, tanggal lahir dan data lainnya.

Adapun 14 Sertifikat tersebut atas nama Sahiri, Supartini, M. Mas’ud MZ, Susana, Ana Sufiana, Susilawati, Izhar, Ismayani Barus, Catur Rokhman, M. Syukri, Atang Jaelani, Lustiawati,Rosyidah Anies Suri Utami dan Ida Nurkilah.*(Sumi/Ptk)

Kamis, 23 April 2015


KELUARGA BESAR SEKSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 
KANTOR KEMENAG KOTA PONTIANAK
MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI KARTINI TAHUN 2015
"MAJULAH PEREMPUAN INDONESIA"

 




Puncak Rangkaian Hari Kartini di Kota Pontianak

Rabu, 22 April 2015, 22:47 – http://kalbar.kemenag.go.id
Puncak Rangkaian Hari Kartini di Kota Pontianak


Puncak peringatan Hari Kartini Kota Pontianak berlangsung lancar dan meriah. Acara digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Abdurrahman Saleh Nomor 58 Pontianak, Selasa (21/4/2015).

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian pembacaan do’a yang dipimpin Didin Setiawan, S.Sos.I dari Kantor Kemenag Kota Pontianak. Dilanjutkan laporan Ketua Panitia, Linda Ango dan sambutan Wali Kota Pontianak.

Mengawali sambutannya, Wali Kota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengucapkan selamat hari kartini kepada ibu-ibu di Kota Pontianak.

“Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, saya mengucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2015 kepada seluruh wanita di Kota Pontianak. Semoga dengan semangat Raden Ajeng Kartini, seluruh perempuan di Kota Pontianak mampu bangkit dan menjadi sumber inspirasi bagi para kartini yang lain,” ujarnya di hadapan seluruh hadirin.

Dengan semangat kartini, lanjut Edi, begitu ia akrab disapa, berharap agar seluruh perempuan di Kota Pontianak mampu berjuang untuk melindungi anak-anak dan keluarganya dari dekadensi moral generasi muda yang sudah begitu mengkhawatirkan saat ini. “Kondisi generasi muda kita hari ini cukup mengkhawatirkan.

Mari kita bersama-sama menjaga dan melindungi anak-anak kita dari bahaya narkoba, minuman keras, seks bebas dan lainnya. Hal tersebut tentunya dimulai dari lingkungan keluarga,” ajak Edi kepada seluruh undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Rusdi Kamtono juga membacakan sambutan tertulis Wali Kota Pontianak yang mencanangkan Gerakan Nasional Program Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara pada Perempuan di Kota Pontianak.

Pencanangan gerakan tersebut ditandai dengan Pemasangan Pin oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak, Hj. Lismaryani Sutarmidji kepada Ketua TP PKK enam Kecamatan di Kota Pontianak. 

Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini yang dinyanyikan dengan kompak dan penuh penghayatan oleh seluruh hadirin. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Selendang dari Ibu-ibu Persatuan Wanita Tionghoa (Perwati) Kalbar. 

Rangkaian acara dilanjutkan dengan menampilkan enam Pemenang Lomba Busana Kartini 2015 dan Penyerahan Hadiah oleh Wakil Walikota Pontianak, Ketua TP PKK dan Ketua Panitia. Kepada para pemenang diberikan piala, piagam, uang tunai dan bingkisan.

Hadir dalam acara tersebut Sekda Kota Pontianak, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, Pimpinan/Pengurus Organisasi Wanita Se Kota Pontianak, Jajaran Pengurus PKK se Kota Pontianak, serta sejumlah undangan.

Turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, Drs. H. Ja’far. A, M.Si beserta istri (Hj. Ratna Iriani Ja’far, SH). Seluruh rangkaian acara di akhiri dengan berfoto bersama panitia dan Ibu Ketua TP PKK Kota Pontianak yang juga istri dari Walikota Pontianak.*(Sumi/Ptk)

Para Juara Busana Kartini Kemenag Pontianak

Rabu, 22 April 2015, 15:56 – http://kalbar.kemenag.go.id
Para Juara Busana Kartini Kemenag Pontianak


Dalam rangka memperingati hari kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2015, hari selasa, kemarin, Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak melalui Kasubbag Tata Usaha H. Abdulbar,S.Ag,M.Pd mengharuskan PNS kaum hawa agar berbusana kebaya.

Dan untuk lebih memotivasi dan memeriahkannya, setiap PNS wanita di lingkungan kantor kemenag kota pontianak yang berbusana kebaya akan dinilai oleh panitia melalui dewan juri . Dewan juri yang menilai terdiri dari Hj. Ratna Iriani,SH istri dari Drs.H.Dja’far.A,M.Si Kepala Kankemenag Kota Pontianak, Usman.R,S.Pd.I Kasi Bimas Islam, Drs. Syamsul Bahri ,M.Si Kasi Diniyah dan Pondok Pesantren.

Diantara yang menjadi kriteria penilaian adalah untuk busana pagi hari sampai menjelang siang tidak boleh berbahan borkat karena borkat boleh digunakan pada sore hari dan malam hari, ,busana berbahan dasar polos, untuk bawahannya berbusana kartini menggunakan batik, warna hitam dan putih tidak mendapatkan penilaian.

Berdasarkan pengamatan, penilaian, perhitungan dan rapat dewan juri maka diperoleh para juara busana kebaya hari kartini dilingkungan kantor kemenag kota pontianak tahun 2015.

Sebanyak tujuh orang meliputi Juara I H. Eny Kurniaty, S.Ag penyuluh fungsional agama islam, Juara II Syarifah Rasyiah Staf Pelaksana Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Juara III Muslimah Staf Pelaksana Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.

Juara Harapan I Sri Suparni,S.Pd.I Bendahara Pengeluaran, Juara Harapan II Eka Ariyani Staf Pelaksana Seksi Diniyah dan Pontren, Juara Harapan III Kemala Fujiyah,SE Pegawai Honorer dan Juara IV Ina Skolastika Staf Pelaksana Administrasi Bimas Khatolik.

Pengumuman nama-nama para juara disampaikan di halaman kantor pada saat sebelum apel sore (pulang) oleh Sumiati. J, S.Sos, M.Si. Dan tujuh orang pemenang dipanggil maju kedepan untuk memperoleh hadiah yang diserahkan oleh Usman.R, S.Pd.I . (Gwn_Ptk).

KPN Kopenda Bayarkan Simpanan Anggota Yang Pensiun dan Pindah Tugas

Senin, 20 April 2015, 11:30 – http://kalbar.kemenag.go.id
KPN Kopenda Bayarkan Simpanan Anggota Yang Pensiun dan Pindah Tugas


Pengurus Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kopenda Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak kembali bayarkan seluruh simpanan anggota yang mengundurkan diri. Baik karena pensiun maupun mengundurkan diri karena pindah tugas.

Seperti terlihat di Kemenag Kota Pontianak, Jumat (17/4/2015), bertindak atas nama Koperasi, Shalahuddin Marta Yusra, S.HI melakukan pembayaran kepada Hj. Hasnu’ah, BA. Guru Agama Islam SMP Negeri 11 Pontianak ini tercatat sebagai anggota koperasi sejak Februari 2000, dengan nomor keanggotaan: A/131/02-00.

Hasnu’ah yang ditemui usai bertemu pengurus koperasi mengatakan bahwa ia sengaja mengurus pengunduran dirinya lebih awal, meskipun masa pensiunnya bulan Mei 2015. Hal tersebut dilakukannya agar pas pensiun tidak repot lagi bolak balik mengurus.

Sementara Shalahuddin, Sekretaris KPN Kopenda yang dimintai konfirmasi terkait hal tersebut mengatakan bahwa pengunduran diri Hj. Hasnu’ah atas keinginannya sendiri. Mengingat yang bersangkutan akan memasuki masa pensiun.

“Bagi kami tidak ada alasan untuk tidak mengabulkan permintaannya. Karena itu menjadi hak yang bersangkutan,” jelas Fungsional Umum pada Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Pontianak ini ramah.

Selain Hasnu’ah, pengurus juga melakukan pembayaran kepada anggota atas nama Martha, dengan Nomor anggota: A/169/07-02. Pengunduran diri Guru Agama Katolik tersebut karena yang bersangkutan pindah tugas ke Kantor Kemenag Kubu Raya.

Kepada keduanya, pengurus koperasi membayarkan seluruh Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Simpanan Sukarela, dan SHU yang menjadi haknya. Jumlah yang dikembalikan sesuai dengan yang telah disetorkan selama menjadi anggota koperasi yang beralamat di Jalan Zainuddin Nomor 4 Pontianak ini.

“Berbeda dengan anggota yang meninggal dunia, jika memiliki hutang maka dianggap lunas. Karena sudah ditanggung asuransi. Akan tetapi, kepada anggota koperasi yang mengundurkan diri karena pensiun atau pindah tugas, jika masih memiliki hutang, maka yang bersangktan harus terlebih dahulu menyelesaikan semua kewajibannya kepada koperasi,” jelas Shalahuddin.*(Sumi/Ptk)

Walikota Pontianak Buka Gebyar Donor Darah Sukarela

Senin, 20 April 2015, 11:03 – http://kalbar.kemenag.go.id
Walikota Pontianak Buka Gebyar Donor Darah Sukarela


Masih dalam rangkaian memperingati Hari Kartini 2015, Panitia menggelar Gebyar Donor Darah Sukarela. Kegiatan dipusatkan di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (18/4/2015).

Meskipun acara belum dibuka oleh Walikota Pontianak, sejak pukul 08.00 WIB pagi, masyarakat mulai berdatangan ke PMI dan mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor. Tepat pukul 09.00 WIB, Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH., M.Hum, tiba di lokasi acara. Panitia pun langsung memulai acara.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pembacaan do’a oleh Muhammad Nazaruddin, S.Pd.I dari Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak. Dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Gebyar Donor Darah 2015, Drs. Firdaus Zar’in, M.Si dan Sambutan Walikota Pontianak sekaligus membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya Sutarmidji yang juga Ketua PMI Kota Pontianak ini memberikan apresiasi dan sangat mendukung kegiatan tersebut. Karena kegiatan tersebut bisa membantu ketersediaan darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pontianak.

“Saya berharap semakin lebih banyak lagi para pendonor sukarela yang mau mendonorkan darahnya untuk sesama. Karena perbuatan ini sangat mulia dan bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” tutur Sutarmidji dihadapan para undangan.

Pejabat nomor satu di Kota Pontianak ini juga menyampaikan bahwa saat ini golongan darah yang cukup susah dan langka adalah golongan darah AB. Untuk gologan darah yang lain alhamdulillah cukup banyak.

Usai membuka acara secara resmi, suami dari Hj. Lismaryani ini diminta untuk berkeliling melihat para pendonor yang sedang melakukan donor darah di ruangan PMI. Kemudian Sutarmidji juga langsung menuju ruang laboratorium serta mengecek ketersediaan darah di ruang UDD PMI.

Setelah berkeliling, ayah tiga anak ini juga menyempatkan diri menikmati bubur kacang hijau yang disiapkan oleh Hotel Mercure untuk para pendonor dan undangan. Kepada para pendonor juga diberikan paket sebagai tanda mata dari panitia dan sponsor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SKPD se Kota Pontianak, Anggota DPRD Kota Pontianak, Pimpinan/pengurus Organisasi Wanita Se Kota Pontianak, dan beberapa sponsor pendukung.

Tampak hadir pula Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, yang diwakili oleh Kasubag Hukum dan KUB, H. M. Nursahid, S.Ag. Menurut Nursahid, panitia juga mengundang untuk berpartisipasi sebagai pendonor pada pukul 15.00 – 16.00 WIB.*(Sumi/Ptk)