Sabtu, 20 Juni 2015

Pesantren Ala Facebook SMA Muhammadiyah 1 Pontianak

Rabu, 17 Juni 2015, 09:40 – http://kalbar.kemenag.go.id
Pesantren Ala Facebook SMA Muhammadiyah 1 Pontianak

Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1436 Hijriyah, SMA Muhammadiyah 1 (SMAM 1) Pontianak mengagendakan berbagai kegiatan untuk seluruh siswanya. Salah satu program Ramadhan yang akan digelar adalah Pesantren Ala Facebook.

Program tersebut mengajak seluruh siswa SMA yang beralamat di Jalan Parit H. Husin II Pontianak ini untuk mengisi facebooknya dengan syiar dakwah selama bulan Ramadhan. Materi yang disampaikan bebas. Intinya mengajak teman sebaya berbuat yang baik dan mencegah yang mungkar.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAM 1 Pontianak, Hayatunupus S.Ag, M.Pd yang menjadi penggagas Pesantren Ala Facebook, ditemui di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, Selasa (16/6/2015) menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk syiar ramadhan.
Selain itu, agar siswa/siswi bisa menggunakan tekhnologi dengan positif. 

 “Sosial media seperti facebook sering disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Tidak jarang kita mendengar banyak hal negatif terjadi melalui facebook. Tapi itu tergantung kita yang menggunakannya. Mau digunakan untuk hal yang positif atau sebaliknya,” sampai Guru PNS Kemenag Kota Pontianak ini ramah. 

Lebih lanjut Hayatunupus menjelaskan bahwa program tersebut adalah salah satu bentuk dakwah melalui tutor sebaya. Ini juga menjadi salah satu jalan menciptakan generasi muda yang siap mendalami Al-Quran dan Hadits dan selalu menegakkan yang ma’ruf sejak dini.

“Akan ada penilaian untuk siswa yang banyak bersyiar, dan syiarnya sangat baik dalam materinya akan diberikan bonus. Seluruh siswa sudah dihimbau untuk mengikuti program tersebut,” tutur Hayatunupus sembari menyampaikan jumlah siswa di SMAM 1 Pontianak sebanyak 700 siswa.

Selain program Pesantren Ala Facebook, beberapa kegiatan lain yang juga digelar dalam rangka mensyiarkan dan mengisi Bulan Ramadhan antara lain Bakti Sosial dan Anjangsana, Ta’ruf Ramadhan, Pawai Ta’ruf dan Aksi Ramadhan, Seminar Sehari membedah kitab Albarzanji, Bedah Rumah Kaum Dhuafa, Pesantren Ramadhan dan Buka Puasa bersama kaum dhuafa.

Mengawali kegiatan Syiar Ramadhan tahun 1436 Hijriyah, seluruh siswa dan dewan guru SMAM 1 Pontianak mengadakan kegiatan Ta’aruf Ramadhan dan Bakti Sosial ke 14 masjid di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Serta melakukan bedah rumah untuk dua rumah kaum dhu’afa.*(Sumi/Ptk)

Guru PAI Pontianak Mulai Serahkan Berkas TFG

Selasa, 16 Juni 2015, 15:46  – http://kalbar.kemenag.go.id
Guru PAI Pontianak Mulai Serahkan Berkas TFG

 
 
Sejak satu minggu terakhir, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mulai ramai berdatangan di Seksi PAI Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak. Kedatangan mereka untuk menyerahkan berkas pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). 

Ada juga yang datang hanya sekedar bertanya tentang kelengkapan dan kebenaran berkas yang telah mereka buat. Bahkan ada juga Guru PAI yang baru datang mengambil syarat pemberkasan. Tidak seperti biasanya, tahun ini pemberkasan untuk Guru PAI PNS dan Non PNS dilakukan bersamaan. Yang membedakan hanya periode pencairannya saja. 

“Kalau PNS periode pencairannya April sampai Juni 2015 (tiga bulan). Sedangkan untuk Guru PAI Non PNS periode pencairan sertifikasinya Januari sampai Juni 2015 (enam bulan),” jelas Kepala Seksi PAI, Drs. H. Ahmad Hanafi, M.Si di ruang kerjanya, Selasa (16/6/2015).

Lebih lanjut Hanafi menyampaikan bahwa waktu penyerahan berkas untuk guru PAI PNS maupun Non PNS paling lama sampai 22 Juni 2015. Sehingga di awal Juli, sudah disiapkan untuk pengusulan pencairan TPG ke KPPN.

Guru PAI yang datang silih berganti dilayani langsung empat Pelaksana Seksi PAI. Untuk Guru PAI SD Kecamatan Pontianak Selatan, Tenggara dan Barat dilayani Roslina, SEI. Untuk Guru PAI SD Kecamatan Pontianak Timur, Utara dan Kota oleh Mustafid. Guru SMP dengan Shalahuddin Marta Yusra, S.HI. Sedangkan Sumiati melayani guru PAI tingkat SMA/SMK.

Namun kalau guru sudah banyak yang antri, keempatnya juga melayani untuk semua jenjang. Jika berkas yang disampaikan sudah lengkap, Guru PAI yang bersangkutan disilahkan langsung masuk ke ruang Kepala Seksi PAI untuk ditandatangani Fakta Integritas dan beberapa berkas lainnya.*(Sumi/Ptk)

Media Konsultasi Syariah Hadir Melayani Umat

Kamis, 11 Juni 2015, 15:10 – http://kalbar.kemenag.go.id
Media Konsultasi Syariah Hadir Melayani Umat

Setiap manusia terkadang tidak bisa lepas dari masa lalunya. Terutama masa lalu yang kelam karena kekhilapan yang pernah dilakukan. Sehingga membuat mereka merasa tidak tenang, karena dibayangi dosa masa lalu tersebut.

Banyak diantara mereka sebenarnya ingin keluar dari persoalan tersebut. Tapi terkadang mereka bingung dan malu, bahkan takut kalau rahasia masa lalunya diketahui orang lain. Sehingga persoalan tersebut akan terus membayangi hidupnya.

“Bagi mereka yang memiliki cerita hidup seperti itu, tidak perlu cemas lagi. Karena kini sudah ada Media Konsultasi Syariah (MKS) yang akan membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi,” kata Penyuluh Fungsional Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, Syarifah Azizah, Lc.

Lebih lanjut Ustazah Azizah, begitu penyuluh ini biasa disapa jamaahnya, ketika ditemui di Kemenag Kota Pontianak, Rabu (10/6/2015) menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu dirinya diminta Direktur Radio Mujahidin Pontianak untuk menjadi salah satu narasumber atau pengasuh program tersebut.

MKS hadir untuk membantu masyarakat yang mungkin malu dan sungkan untuk bertanya kepada ustadz dan ustadzah secara langsung. Baik di majelis taklim maupun di majelis ilmu lainnya. Bentuk acaranya tidak disiarkan secara onair (langsung) di radio. Tapi hanya via SMS saja.” jelas Alumnus Universitas Al-Azhar, Cairo Mesir ini ramah.

Tekhnisnya, dari masyarakat mengirm pertanyaan kepada operator MKS yang khusus menangani program tersebut. Kemudian pertanyaan diteruskan kepada para ustadz dan ustadzah sesuai dengan bidang keilmuwannya. Selanjutnya para Ustadz atau ustadzah mengirim jawaban kepada operator, langsung diteruskan kepada penanya, jelas Penyuluh yang memiliki wilayah binaan di Kecamatan Pontianak Tenggara ini.

“Mungkin kalau mereka datang dan bertanya di Majelis Taklim, mereka malu aibnya diketahui banyak orang. Tapi dengan MKS yang bersangkutan tidak perlu khawatir. Karena rahasia mereka tetap terjaga. Bahkan para pengasuh acaranya saja tidak tahu siapa pengirim pertanyaan tersebut,” tambahnya.

Azizah juga mengatakan, MKS membuka pertanyaan seputar Akidah, Fiqih, Muamalah dan Syariah. Bagi masyarakat umum yang memiliki permasalahan atau pertanyaan seputar hal tersebut dapat mengirim pertanyaan melalui sms dengan format: Ketik Nama (spasi) Umur (spasi) Pertanyaan. Kemudian kirim ke Nomor : 0812 5017 8525. “Insya Allah, dalam waktu 1 × 24 jam sudah dapat notifikasi balasan dari para ustadz dan ustadzah yang mengasuh acara tersebut.

Program ini dilaunching dan dibuka secara resmi pertama kali untuk umum sejak 1 Juni 2015,” papar Penyuluh Kemenag yang juga dipercaya mengasuh Program Kajian Muslimah Mar’ah Shalihah yang disiarkan di Radio Mujahidin setiap Rabu pukul 13.00-15.00 WIB.

Menurut Azizah, dalam satu hari bisa masuk empat pertanyaan. Kemudian dijawab para pengasuh program tersebut via SMS dengan bahasa yang singkat, padat dan jelas. Jika jawaban yang diberikan belum memuaskan, biasanya yang bersangkutan akan bertanya lagi via SMS

“Banyak pertanyaan yang masuk lumayan ekstrim. Intinya mereka ingin bertaubat karena pernah melakukan perbuatan tercela. Seperti pernah mencuri, berzinah, bahkan membunuh. Na’uzubillah,” cerita Azizah terharu sembari menghimbau kepada masyarakat yang ingin bertanya, bisa mengirim pertanyaan ke Nomor HP tersebut.

Adapun para ustadz dan ustadzah yang dipercaya mengasuh program baru persembahan Radio Mujahidin 105,8 FM Pontianak ini antara lain, Syarifah Azizah, Lc (Bidang Kajian Mar’ah Shalihah), Nashrullah, Lc (Bidang Hadits), Didi Hariri, Lc (Bidang Umum), Arif Hartono, S.Ag (Persoalan Keluarga/Rumah Tangga), dan Dr. H. Harjani Hifni, Lc (Membidangi Manajemen Qalbu).*(Sumi/Ptk).

Guru PAI Kota Pontianak Diminta Lengkapi Berkas TPG


Rabu, 10 Juni 2015, 11:31 – http://kalbar.kemenag.go.id

Guru PAI Kota Pontianak Diminta Lengkapi Berkas TPG





Seluruh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Pontianak yang sudah lulus sertifikasi diminta untuk segera melengkapi berkas guna memperlancar proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Tunjangan tersebut akan dibayar melalui DIPA Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak.

Kepala Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak, Drs. H. Ahmad Hanafi, M.Si ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut, Selasa (9/6/2015) mengatakan bahwa untuk Guru PAI PNS Tunjangan Sertifikasi atau TPG akan dibayar periode April sampai Juni 2015 (tiga bulan). Sedangkan Guru PAI Non PNS akan dibayar periode Januari sampai Juni 2015 (enam bulan).

Adapun persyaratan yang harus dilengkapi Guru PAI PNS untuk tri wulan kedua adalah membuat fakta integritas (bermaterai), SKMT, SK Pembagian Tugas Semester Genap, SK Ekskul (bagi yang melaksanakan ekskul), SKBK, Program Semester Genap TP 2014/2015, RPP terpilih, Analisis Hasil Belajar Siswa, dan Laporan Hasil Supervisi Pengawas.

Selain itu, Guru PAI juga diminta melampirkan foto copy Sertifikat Pendidik dan SK Dirjen (NRG), foto copy SK kenaikan pangkat terakhir serta KGB, foto copy NUPTK dan NPWP, foto copy Rekening BRI yang dipastikan aktif sampai Bulan Juli 2015, foto copy Daftar Gaji Bulan Juni, dan Laporan Triwulan (April sampai Juni 2015).

“Adapun persyaratan untuk Guru PAI Non PNS hampir sama. Hanya saja untuk berkas foto copy SK kenaikan pangkat terakhir, KGB dan Daftar Gaji diganti dengan foto copy SK Guru Tetap Yayasan (GTY). Kemudian periodenya disesuaikan (Januari sampai Juni 2015),” jelas Hanafi begitu ia biasa disapa.

Semua berkas tersebut disiapkan satu rangkap dan dimasukkan dalam map kertas berwarna. Untuk tingkat SD: Map Kuning (GPAI Kecamatan Pontianak Barat dan Kota); Map Biru (GPAI Pontianak Timur dan Utara); Map Putih (GPAI Pontianak Selatan dan Tenggara). Sedangkan map hijau untuk GPAI tingkat SMP, dan map merah untuk GPAI SMK dan SMA.

Persyaratan tersebut diserahkan ke Seksi PAI paling lama 22 Juni 2015. Informasi lebih lanjut, silahkan datang langsung ke Seksi PAI Kemenag Kota Pontianak, Jalan Zainuddin Nomor 4 Pontianak pada hari dan jam kerja.

"Jika ada hal-hal yang belum jelas, silahkan bertanya langsung ke Seksi PAI. Insya Allah kami siap membantu Bapak/Ibu Guru," ujar Alumnus Program Magister Ilmu Sosial Untan Pontianak ini ramah.*(Sumi/Ptk).


Kamis, 04 Juni 2015

Wajah Baru Seksi PAI Kemenag Pontianak Dengan Papan Data Elektronik

Rabu, 3 Juni 2015, 19:14 – http://kalbar.kemenag.go.id
Wajah Baru Seksi PAI Kemenag Pontianak Dengan Papan Data Elektronik


Ada suasana yang terasa berbeda dari biasanya saat memasuki Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak. Suasana berbeda itu dikarenakan hadirnya sebuah Televisi LED 40 Inch merk Samsung yang terpasang persis di space dinding tengah ruangan.

Televisi tersebut diketahui sudah sekitar satu minggu terpasang di ruangan berukuran 6 × 7 meter ini. Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi PAI, Drs. H. Ahmad Hanafi, M.Si bahwa TV tersebut merupakan papan data elektronik yang sengaja dibeli karena termasuk belanja pengadaan untuk Seksi PAI tahun 2015.

“Sesuai DIPA Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak Tahun 2015 Nomor: 025.04.2.418675/2015 tanggal 14 Nopember 2014, diberikan anggaran untuk pengadaan papan data dengan nominal sepuluh juta rupiah,” kata Hanafi di ruang kerjanya, Senin (1/6/2015). 

Setelah berdiskusi, dengan mempertimbangkan berbagai hal, termasuk kelebihan dan kekurangannya, Hanafi beserta empat stafnya sepakat untuk membeli papan data elektronik. Karena manfaat dan fungsinya jauh lebih banyak, ketimbang papan data manual. 

 “Mungkin dari segi ketahanannya, lebih awet papan data manual. Tapi fungsinya hanya terbatas untuk papan data. Sedangkan papan data elektronik, selain bisa dijadikan papan data juga bisa untuk menampilkan Portal Website Kemenag juga Blog Seksi PAI serta bisa menampilkan foto/dokumentasi kegiatan Seksi PAI sepanjang tahun,” jelas Hanafi ramah.

Lebih lanjut alumnus Program Magister Ilmu Sosial Untan Pontianak ini mengatakan, dengan adanya papan data elektronik tersebut, ia berharap Seksi yang dipimpinnya mampu menampilkan data-data Pendidikan Agama Islam yang up to date, akurat dan terpercaya. Ditambah lagi sudah tersedianya jaringan internet yang ikut menunjang kinerja seluruh stafnya.*(Sumi/Ptk).

Kasi PAI Kemenag Pontianak Wisuda Santri TK Bina Empat Lima

Rabu, 3 Juni 2015, 19:04 – http://kalbar.kemenag.go.id
Kasi PAI Kemenag Pontianak Wisuda Santri TK Bina Empat Lima


Suasana di Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kemenag) Kota Pontianak mendadak heboh, Senin sore (1/6/2015). Pasalnya, tiba-tiba seorang ibu datang membawakan satu pohon telur untuk Kepala Seksi PAI, Drs. H. Ahmad Hanafi, M.Si.

Usut punya usut, ternyata pohon telur yang cukup indah tersebut kiriman dari Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Bina Empat Lima Pontianak. Pohon telur tersebut sengaja dikirim dari TK yang beralamat di Jalan Tanjung Raya II Pontianak Timur ini, karena pada pagi harinya TK tersebut menggelar acara wisuda dan syukuran akhir tahun pelajaran 2014/2015 untuk seluruh anak didiknya.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, H. Ahmad Hanafi telah menghadiri acara tersebut, sekaligus melakukan prosesi wisuda santri bersama Kepala TK dan pengurus yayasan dan pembina TK Islam Bina Empat lima Pontianak. Sehingga sangat wajar kalau mendapat kiriman pohon telur tersebut.

Hanafi, begitu ia biasa disapa, ketika dimintai keterangan terkait acara wisuda tersebut menyampaikan bahwa acara wisuda dan syukuran TK Islam Bina Empat Lima digelar di Gedung Diklat Bank Kalbar, Jalan Budi Karya Pontianak. Acara berlangsung dari pukul 08.30 -12.00 WIB.

Dikatakan alumnus Program Magister llmu Sosial Untan Pontianak ini bahwa acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, MM, MT yang juga didaulat memberikan sambutan atas nama Wali Kota Pontianak.

Selain Wakil Wali Kota Pontianak, lanjut Hanafi, turut hadir pula utusan dari Dinas Pendidikan Kota Pontianak, jajaran Pengurus Yayasan Bina Empat Lima, para Dewan Guru, para orang tua/wali santri dan seluruh Santri TKA/TPA Islam Bina Empat Lima yang mengikuti prosesi wisuda.*(Sumi/Ptk).

Tahun 2015, Kouta Haji Pontianak 449 Orang

Minggu, 31 Mei 2015, 09:05 – http://kalbar.kemenag.go.id
Tahun 2015, Kuota Haji Pontianak 449 Orang

Berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Nomor: 521/Kessos/2015 tanggal 30 April 2015, tentang Penetapan Kuota Haji Kabupaten/Kota Se Kalbar Tahun 2015/1436 H, Kuota Haji Kota Pontianak ditetapkan berjumlah 449 orang.

Dari 449 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Pontianak yang seharusnya berangkat tahun ini, ada yang menyatakan menunda dengan surat pernyataan sebanyak sembilan orang, dan dikeluarkan sementara dari kuota karena sudah pernah haji sebanyak 12 Jemaah. Sehingga ada 21 CJH yang untuk sementara tidak bisa berangkat tahun ini.

Selanjutnya, dari kuota 449 orang tersebut diberi kuota cadangan 5 % (23 orang). Sehingga secara otomatis CJH yang masuk kuota cadangan akan berangkat haji tahun ini. Informasi tersebut disampaikan Kepala Seksi dan Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, H. Ernan, S.Ag, M.Si di ruang kerjanya, Jumat (29/5/2015).

Lebih lanjut Ernan menjelaskan, sesuai dengan kebijakan Menteri Agama bahwa untuk pelunasan tahun ini, jemaah yang sudah pernah haji (dari Kota Pontianak sebanyak 12 jemaah) akan diberikan kesempatan melunasi bilamana terdapat sisa kuota (ada jemaah yang tidak bisa melunasi biaya haji) pada akhir pelunasan tahap I di Provinsi.

Terkait besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1436 H/ 2015, Alumnus Program Magister Ilmu Sosial Untan Pontianak ini menyampaikan bahwa besaran BPIH tahun 2015 rata-rata secara Nasional USD 2.717. Sedangkan BPIH Embarkasi Batam sebesar USD 2.556. 

“Besarnya BPIH Embarkasi Batam sesuai dengan surat Dirjen PHU Kemenag RI Nomor: Dt.VII.IV/I/KU.00/2880/2015 tanggal 28 Mei 2015 sebesar USD 2.556 dikali nilai jual rupiah pada waktu pelunasan di Bank Penerima Setoran (BPS-BPIH),” jelas pria kelahiran Seburing Seladu, Sambas ini ramah. 

Untuk pelunasan BPIH pada Bank Penerima Setoran Haji bisa dilakukan pada hari kerja (Senin sampai Jumat). Tahap I (tanggal 1 – 30 Juni 2015). Tahap masa perpanjangan (tanggal 7 – 13 Juli 2015). Kemudian tahap pengisian sisa kuota, sepuluh hari kerja sebelum penutupan proses pemvisaan di Kedutaan Besar Arab Saudi, papar mantan Kasi PAI Kemenag Kota Pontianak ini. 

“Seluruh Calon Jemaah Haji Kota Pontianak akan diberikan Manasik Haji sebanyak enam kali.
Empat Kali di tingkat kecamatan yang dilaksanakan Kantor Urusan Agama (KUA). Kemudian dua kali dilaksanakan di tingkat Kota oleh Seksi PHU Kemenag Kota Pontianak,” tutur Mantan Kepala KUA Pontianak Timur dan Selatan ini.

Dikatakannya, mengenai waktu dan tempat pelaksanaan Manasik Haji akan diinformasikan selanjutnya. Sedangkan untuk pembuatan Paspor Haji untuk jemaah yang belum memiliki paspor atau penggantian dan konversi/menambah nama, diminta segera melengkapi persyaratan dan langsung diantarkan ke Seksi PHU Kemenag Kota Pontianak untuk dikoordinir pembuatannya.

“Untuk jadwal pengurusan paspor telah ditentukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Jalan Letjen Sutoyo, pada Sabtu, 6 Juni 2015 (pukul 08.00 WIB sampai selesai). Bagi jemaah yang mengurus di atas tanggal tersebut, disilahkan mengurus sendiri ke Kantor Imigrasi” tegas Ernan.

Bagi jemaah yang ingin mengetahui dan mendapatkan Informasi lebih lanjut tentang nama-nama yang akan berangkat tahun ini, silahkan datang langsung dan dilihat di papan informasi yang ada di depan Seksi PHU Kantor Kemenag Kota Pontianak, Jalan Zainuddin Nomor 4 Pontianak, pada hari dan jam kerja.*(Sumi/Ptk)