Sabtu, 30 Agustus 2014

UKA GURU PAI TAHAP II di IAIN PONTIANAK

Jumat, 29 Agustus 2014 – www.kalbar.kemenag.go.id


Ujian Kompetensi Awal (UKA) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) kembali digelar. Kegiatan akan dilaksanakan Sabtu, 30 Agustus 2014, di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. UKA akan diikuti sebanyak 126 Guru PAI se Kalbar.

Berdasarkan undangan via email dari Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor: Un.01/F1/OT.01.7/1083/2014, tanggal 27 Agustus 2014, tentang Undangan Ujian Kompetensi Awal Tahap II bahwa kegiatan akan dimulai pukul 09.00 – 12.00 WIB.

Seluruh peserta yang akan mengikuti UKA harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: Pertama, membawa Format A1 yang telah ditandatangani oleh Kepala Kantor /Kasi, foto copy Ijazah yang telah dilegalisir, serta SK mengajar 5 (lima) tahun terakhir.

Kedua, Bagi Guru PAI Non PNS yang mengajar pada Sekolah Negeri membawa SK Walikota/Bupati/Kepala Dinas. Apabila kedua persyaratan tersebut tidak terpenuhi, maka peserta tidak diperbolehkan untuk mengikuti UKA tahap II.

Adapun pakaian bagi peserta yang akan mengikuti UKA, bagi laki-laki menggunakan kemeja putih dan celana hitam. Sedangkan perempuan menggunakan baju putih dan rok hitam. 

Berdasarkan lampiran Daftar Peserta, UKA akan diikuti sebanyak 126 Guru PAI se Kalbar. Peserta akan dibagi menjadi empat Rombongan Belajar (Rombel). Setiap Rombel terdiri dari 30-32 orang.  Dari Kota Pontianak akan diikuti lima Guru PAI

Kelima Guru Pai tersebut atas nama Ana Sufiana (SMPN 01 Pontianak), Catur Rokhman (SMAN 06 Pontianak), Izhar (SMPN 22 Pontianak), Sahiri (SDN 35 Pontianak Utara), dan Supartini (SDN 08 Pontianak Utara).*(Sumi/Ptk)

PENUTUPAN PLPG PAI KALBAR

Rabu, 27 Agustus 2014 – www.kalbar.kemenag.go.id


Seluruh rangkaian Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kalbar tahun 2014 akhirnya ditutup, Selasa (26/08/2014). Kegiatan dipusatkan di Gedung Olah Raga (GOR) IAIN Pontianak. PLPG ditutup langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag Kalbar, H. Wildan, S.HI.

Acara penutupan dihadiri Rektor IAIN Pontianak yang diwakili Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd. Sementara dari UIN Jakarta diwakili Kasubag Perencanaan Akutansi dan Keuangan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dra. Rahmawati Kartini dan Staf Umum FITK, Rosyanti Yosi, SE.

Rangkaian acara penutupan PLPG PAI Kalbar diawali dengan pembacaan ayat suci AlQuran oleh Lustiawati (peserta PLPG dari Kota Pontianak). Kemudian Penyampaian kesan dan pesan dari peserta yang diwakili Rohendi (peserta dari Kabupaten Sintang). Dilanjutkan dengan sambutan Dekan FTIK IAIN Pontianak, Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd.

Dalam sambutannya Lailial Muhtifah mengucapkan terima kasih kepada UIN Jakarta yang mempercayakan IAIN Pontianak sebagai tempat pelaksanaan PLPG PAI Tahun 2014. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan dan belum sesuai harapan. 

Kepada seluruh peserta, Laili juga berpesan agar bisa mengamalkan apa yang diterima selama mengikuti PLPG.  “Jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang dimiliki saat ini. Teruslah belajar dan tingkatkan kompetensi bapak/ibu sebagai guru PAI,” motivasinya kepada seluruh peserta.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Bidang PAKIS Kanwil Kemenag Kalbar, H. Wildan, S.HI. Selain memberikn sambutan dan pengarahan, beliau juga diminta untuk menutup rangkaian kegiatan PLPG PAI Kalbar.

Senada dengan apa yang disampaikan Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd sebelumnya, H. Wildan juga berpesan kepada seluruh peserta untuk terus meningkatkan kompetensinya sebagai guru PAI.

“Jangan pernah merasa puas dengan kemampuan mengajar yang dimiliki. Teruslah berupaya untuk meningkatkan kemampuan mengajar bapak/ibu. Ditambah lagi mulai tahun ini sudah menerapkan kurikulum 2013,” katanya. Lebih lanjut Wildan mengingatkan kepada seluruh peserta agar mampu melaksanakan tugas dengan baik.

“Apa lagi kalau bapak/ibu sudah menerima tunjangan sertifikasi nanti. Pastikan bapak/ibu bekerja dan mengajar sesuai aturan yang berlaku,” pintanya. 

Kemudian Kabid. PAKIS Kanwil Kemenag Kalbar ini menutup rangkaian acara PLPG PAI Kalbar Tahun 2014 dengan melafazkan hamdalah. Acara kemudian diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Ilham (Peserta PLPG dari Kabupaten Kapuas Hulu).*(Sumi/Ptk).

UJIAN KOMPETENSI AKHIR NASIONAL PLPG PAI

Rabu, 27 Agustus 2014 – www.kalbar.kemenag.go.id
 

Setelah delapan hari mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Pendidikan Agama Islam (PAI), akhirnya seluruh peserta harus mengikuti Ujian Kompetensi Akhir Nasional (UKAN). Sebanyak 285 peserta kembali dibagi menjadi sembilan Rombongan Belajar (Rombel). Setiap rombel terdiri dari 30-32 peserta. 

Selasa pagi (26/08/2014), tepat pukul 08.00 WIB seluruh peserta sudah memasuki ruangan masing-masing. Suasana kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak kembali lengang. Seluruh pengawas yang sudah dijadwalkan juga sudah masuk ke ruang kelas masing-masing. 

Sebelum memasuki ruangan kelas, seluruh pengawas diberi pengarahan oleh Ibu Yosi dan Ida, panitia dari UIN Jakarta selaku pelaksana PLPG. UKAN dijadwalkan pukul 08.00 -10.30 WIB. Sebelum peserta mengisi soal UKAN, seluruh peserta terlebih dahulu diminta untuk mengerjakan lembar penilaian terhadap Teman Sejawat. 

“Pengisian lembar teman sejawat, maksimal diberi waktu selama 30 menit. Setelah itu seluruh peserta harus mengerjakan soal UKAN,” kata Ida menegaskan kepada sembilan pengawas UKAN dari Kanwil Kemenag Kalbar dan Kantor Kemenag Kota Pontianak.

Adapun sembilan pengawas yang ditugaskan untuk mengawasi UKAN PLPG PAI adalah Sumiati. J, S.Sos.I.,M.Si (Rombel PAI 1), Samsul Bahri, S.IP (Rombel PAI 2), Roslina, SEI (Rombel PAI 3), Heti Rahmawati, S.Pd.I (Rombel PAI 4), Shalahddin Marta Yusra, S.HI (Rombel PAI 5), Dian Faradila, ST digantikan oleh Parlindungan (Rombel PAI 6), Fakhmi Afero, SE.,MM (Rombel PAI 7), Saiful Bahri (Rombel PAI 8), dan Attaul Irfan, S.Sos (Rombel PAI 9).

Tepat pukul 10.30 WIB seluruh peserta PLPG sudah meninggalkan ruangan kelas. Seluruh pengawas juga langsung menuju ruang panitia menyerahkan seluruh berkas ujian yang sudah disusun rapi sesuai urutan nomor absen peserta. Acara dilanjutkan dengan persiapan penutupan PLPG PAI di Gedung Olah Raga (GOR) IAIN Pontianak.*(Sumi/Ptk).

PENYESUAIAN PAKAIAN DINAS PNS KEMENAG KOTA PONTIANAK

Selasa, 26 Agustus 2014 – www.kalbar.kemenag.go.id


Warna pakaian dinas yang dikenakan pegawai menjadi salah satu identitas bagi instansi atau kantor. Sehingga mudah untuk dikenali. Demikian juga dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak yang identik dengan pakaian dinas warna abu-abu. Pakaian tersebut wajib digunakan setiap hari Rabu dan Kamis. 

Akan tetapi, terhitung 25 Agustus 2014, pakaian dinas abu-abu tersebut hanya digunakan pada hari Rabu saja. Sedangkan pada hari Kamis seluruh pegawai wajib menggunakan pakaian batik. Sementara hari Jumat yang semula pakaian olah raga/batik, menjadi pakaian olah raga/Koko (Muslim).

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, Drs. H. Ja’far. A, M.Si menginstruksikan kepada PNS di lingkungan Kantor Kemenag Kota Pontianak melalui surat pemberitahuan Nomor: Kd.14.08/1/KS.00/3367/2014 tanggal 21 Agustus 2014, perihal pemberitahuan pakaian seragam PNS.

Berdasarkan surat tersebut, pada hari Senin sampai Rabu, pakaian yang digunakan masih seperti biasa. Yakni pada hari Senin seluruh pegawai wajib menggunakan pakaian Linmas (Hansip). Hari Selasa, pakaian kuning (Pemda). Hari Rabu, pakaian abu-abu. Hari Kamis, pakaian Batik. Sedangkan hari Jum’at, pakaian olah raga/Koko (Muslim).

Perubahan pakaian dinas tersebut dalam rangka meningkatkan kerapian berpakaian dinas PNS di lingkungan Kantor Kemenag Kota Pontianak. Selain itu juga untuk menyesuaikan penggunaan pakaian dinas Pemerintah Kota Pontianak. 

Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Pontianak, H. Abdulbar, S.Ag Senin sore (25/08/2014) kembali mengingatkan seluruh pegawai tentang perubahan dan penyesuaian pakaian dinas untuk pegawai di lingkungan Kantor Kemenag Kota Pontianak.

“Kembali saya ingatkan kepada semua, tentang perubahan pakaian dinas kita. Senin sampai Rabu masih seperti biasa. Hari Kamis, Batik. Sedangkan Jumat, bagi laki-laki menggunakan baju olah raga/Koko. Sedangkan yang perempuan menyesuaikan saja,” kata Abdulbar dihadapan seluruh pegawai Kemenag saat memimpin apel sore.

Berkaitan dengan penggunaan pakaian olah raga pada hari Jumat, maka berdasarkan surat pemberitahuan tersebut bahwa kegiatan olah raga hanya akan dilaksanakan pada hari Jumat pertama dan ketiga.*(Sumi/Ptk).

PESERTA PLPG PAI LAKUKAN PEER TEACHING

Senin, 25 Agustus 2014 – www.kalbar.kemenag.go.id


Setelah Enam hari mendapatkan materi dari para Dosen/Tutor, tiba saatnya seluruh peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) PAI Kalbar melakukan peer teaching (praktek mengajar). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari (24-25 Agustus 2014) di IAIN Jalan Soeprapto Pontianak.

Kalau sebelumnya peserta dibagi menjadi sembilan Rombongan Belajar (Rombel), untuk pelaksanaan peer teaching dibagi menjadi 18 Rombel. Setiap rombel hanya terdiri 15-16 peserta. Kegiatan dimulai Minggu pagi (24/08/2014) pukul 08.00 -17.40 WIB. Kemudian dilanjutkan kembali pada Senin pagi (25/08/2014) pukul 08.00-17.40 WIB

Seluruh peserta idealnya bisa melakukan peer teaching dengan baik. Karena semua materi yang dibutuhkan sudah disampaikan para dosen kepada seluruh peserta PLPG PAI. Paling tidak ada tujuh materi yang sudah disampaikan para tutor selama enam hari dengan jumlah 62 Jam Pelajaran (JPL).

Tujuh materi tersebut meliputi: Kebijakan Pengembangan Profesi Guru / KPPG (4 JPL); Konsep Kurikulum 2013 (4 JPL); Pendalaman Materi PAI dan Pembelajarannya (15 JP); Pendekatan Scientifik dan Strategi Implementasinya dalam Pembelajaran PAI (10 JPL); Penilaian Autentik dalam Pembelajaran PAI (10 JPL); Penelitian Tindakan Kelas / PTK (8 JPL); dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran PAI dan Langkah-langkah Penyusunannya (15 JPL).

Untuk kelancaran pelaksanaan peer teaching, panitia telah mengeluarkan acuan teknis pelaksanaan yang ditetapkan panitia. Berdasarkan acuan teknis tersebut paling tidak ada sepuluh point penting yang perlu diketahui peserta maupun dosen penilai. 

Pertama, setiap peserta menyerahkan dua RPP yang berbeda.Kedua, RPP yang dibuat peserta secara substantif mengacu pada format RPP yang dikeluarkan oleh panitia. Ketiga, setiap peserta tampil dua kali dengan RPP yang berbeda. Keempat, waktu untuk satu Kali tampil dalam peer teaching 30-35 menit. Kelima, Dosen memberikan komentar lisan dan tulisan terkait dengan pelaksanaan peer teaching.

Keenam, Dosen/Instruktur menilai RPP dan pelaksanaan pembelajaran dengan form penilaian individual dan memasukkan nilai peer teaching Tahap I dan Tahap II dalam rekap nilai. Ketujuh, Nilai dan Absen peserta diserahkan ke panitia setelah selesai pelaksanaan peer teaching. Kedelapan, setiap peserta diminta menyerahkan RPP yang sudah dikoreksi Dosen/Instruktur dan sudah diperbaiki peserta untuk diserahkan ke panitia berdasarkan Rombel peer teaching setelah selesai peer teaching.

Kesembilan, Dosen membagi peserta sebagai pengatur waktu (1 orang) secara bergantian, pengamat dan peserta peer teaching. Kesepuluh, peserta yang ditugaskan sebagai pengamat memberikan komentar terhadap pelaksanaan peer teaching yang dilakukan oleh peserta yang sedang tampil. Hasil komentar pengamat tersebut diserahkan kepada peserta.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa PLPG PAI diikuti sebanyak 286 Guru PAI se Kalbar. Dengan rincian, 93 laki-laki dan 193 perempuan. Sementara dari Kota Pontianak hanya diikuti sembilan orang. Kegiatan dimulai sejak 18-26 Agustus 2014. PLPG dibuka langsung Rektor IAIN Pontianak, Dr. Hamka Siregar, MA, di Gedung Olah Raga (GOR) IAIN Pontianak.*(Sumi/Ptk).

Sabtu, 23 Agustus 2014

286 Guru PAI Ikuti PLPG di IAIN Pontianak

Kamis, 21 Agustus 2014 – www.kalbar.kemenag.go.id


Sebanyak 286 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Kegiatan dimulai sejak 18 – 26 Agustus 2014, di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Sebelumnya, PLPG dibuka langsung Rektor IAIN Pontianak, Dr. Hamka Siregar, MA, Senin (18/08/2014), di Gedung Olah Raga (GOR) IAIN Jalan Soeprapto Pontianak.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Kalbar, H. Wildan, S.HI. Sementara dari pihak Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN SYAHID) Jakarta selaku panitia pelaksana PLPG diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum FITK, Maifalinda Fatra, M.Pd. Turut serta pula Kasubbag Administrasi Umum bagian Tata Usaha FITK, Dra. Ratna, M.Pd. Selain itu, juga hadir Nurjen, SE,Sy dan Sugeng Agus Bukhari, SE., MM. 

Acara pembukaan PLPG yang semula dijadwalkan akan dilaksanakan di Asrama Haji Pontianak, karena satu dan lain hal, dipindah di GOR IAIN Pontianak. Sehingga peserta yang sudah berdatangan di Asrama Haji dibawa menggunakan bis menuju IAIN Pontianak oleh panitia. 

Acara pembukaan berlangsung sekitar 60 menit (pukul 11.00 – 12.00 WIB). Kemudian acara dilanjutkan dengan pengarahan oleh panitia UIN Jakarta. Setelah istirahat sholat dan makan siang, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum FITK, Maifalinda Fatra, M.Pd sampai pukul 22.00 WIB.

Memasuki hari kedua PLPG, Selasa (19/08/2014), peserta tidak lagi bergabung di satu ruangan. Akan tetapi dibagi menjadi sembilan Rombongan Belajar (Rombel). Setiap rombel terdiri atas 30-32 peserta. Setiap peserta juga diberikan tanda pengenal, ATK dan Modul PAI

Sesuai ketentuan, seluruh peserta diinapkan di Asrama Haji Pontianak. Namun ada juga yang meminta izin untuk menginap di luar. Dengan catatan segala resiko dan pembiayaan yang dikeluarkan peserta yang bersangkutan tidak ditanggung panitia. 

Tahun ini peserta PLPG dari Kota Pontianak ada sembilan Guru PAI. Mereka bergabung dengan peserta dari kabupaten kota se Kalbar. Dengan rincian, 93 laki-laki dan 193 perempuan.

Adapun sembilan Guru PAI Kota Pontianak yang sedang mengikuti PLPG atas nama Rosyidah Anies Suri Utami (SMK Mandiri), Ismayani Barus (SMA Negeri 04 Pontianak), M. Syukri (SMA Negeri 09 Pontianak), Susilawati (SMP Negeri 04 Pontianak), Atang Jaelani, S.Pd.I (SMA Walisongo), Susana (SMP Peduli Pendidikan), Lustiawati (SMA Bawari), M. Mas’ud (SMP Putra Khatulistiwa) dan Ida Nurkilah (SMK AL-Madani).*(Sumi/Ptk)

PELAKSANAAN PLPG PAI 18 AGUSTUS

Selasa, 12 Agustus 2014 – www.kalbar.kemenag.go.id

Sebanyak sembilan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Pontianak akan ikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Tahun 2014. PLPG akan dilaksanakan 18-26 Agustus 2014, di Asrama Haji Pontianak. 

Informasi tersebut disampaikan Kepala Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak, Drs. H. Ahmad Hanafi, M.Si melalui staf/pelaksananya Shalahuddin Marta Yusra, S.HI, Senin (11/08/2014). Sembilan Guru PAI tersebut telah mengikuti Uji Kompetensi Awal (UKA), 13 Juli 2014 di IAIN Pontianak. 

Adapun sembilan Guru PAI Kota Pontianak yang akan mengikuti PLPG atas nama Rosyidah Anies Suri Utami (SMK Mandiri), Ismayani Barus (SMA Negeri 04 Pontianak), M. Syukri (SMA Negeri 09 Pontianak), Susilawati (SMP Negeri 04 Pontianak), Atang Jaelani, S.Pd.I (SMA Walisongo), Susana (SMP Peduli Pendidikan), Lustiawati (SMA Bawari), M. Mas’ud (SMP Putra Khatulistiwa) dan Ida Nurkilah (SMK AL-Madani).

“Berdasarkan undangan dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN SYAHID) Jakarta selaku pelaksana PLPG yang diterima Seksi PAI Kota Pontianak via email, PLPG akan dilaksanakan 18-26 Agustus 2014. Waktu pendaftaran dan cek in, Senin (18/08/2014) pukul 08.00 – 10.00 WIB.
Sedangkan pembukaan pukul 11.00 WIB di Asrama Haji Pontianak,” kata Shalahuddin. 

Selama mengikuti PLPG, peserta menggunakan pakaian kemeja putih, celana hitam dan berdasi untuk pria. Sedangkan untuk peserta wanita menggunakan atasan putih dan bawahan hitam. Khusus untuk malam hari, semua peserta menggunakan pakaian batik/polos.

Kepada seluruh peserta PLPG diminta membawa Surat Izin dari Pimpinan tempat bertugas untuk mengikuti PLPG; Menyerahkan Surat Keterangan Sehat Dari Dokter(dibawa ketika cek in); Foto berwarna 3 (tiga) lembar ukuran 3×4 untuk ditempel di name tag; Membawa Kalender Akademik, Silabus dan RPP.

Selain itu, peserta juga diminta membawa buku paket sesuai mapel yang diampu; membawa LKS dan contoh soal Ujian Akhir Semester; membawa pakaian olah raga & shalat; serta membawa laptop. 

“Peserta PLPG Kota Pontianak akan bergabung dengan peserta dari kabupaten kota se Kalbar. Berdasarkan email yang diterima, PLPG akan diikuti 288 peserta se Kalbar. Terdiri atas 9 Rombel GPAI. Setiap Rombel diikuti 32 orang,” jelas Alumnus STIS Pontianak ini. 

Informasi lebih lanjut silahkan datang langsung ke Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak, Jalan Zainuddin Nomor 4, pada hari dan jam kerja.*(Sumi/Ptk)